Jam Layanan OPD

Senin - Kamis 07.00 - 15.00 WIB
Jumat 07.00 - 14.30 WIB

Webmail

Username

ex. abc@pasuruankab.go.id
Password

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan Lainnya

Top Download

Studi Banding Program Kibbla Kab.Timor Tengah Utara Dan Kab.Bireuen

Rabu, 19 Desember 2012 02:45:14 - oleh : admin
Studi Banding Program Kibbla Kab.Timor Tengah Utara Dan Kab.Bireuen

Kesehatan adalah hak asasi manusia dan sekaligus investasi untuk keberhasilan pembangunan bangsa. Untuk itu pembangunan kesehatan diselenggarakan secara menyeluruh dan berkesinambungan, dengan tujuan guna meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

Permasalahan dan tantangan di bidang kesehatan salah satunya adalah belum meratanya kemajuan dan kualitaskesehatan. Hal ini ditandai dengan masih adanya disparitas status kesehatan antara kelompok masyarakat miskin dengan kelompok masyarakat lainnya cukup besar. Hal ini terlihat dari Angka kematian Bayi pada kelompok termiskin adalah sekitar 3,5 kali lebih tinggi dari angka kematian bayi pada kelompok terkaya. Kondisi di Kabupaten Pasuruan di tahun 2010 Angka Kematian Ibu yaitu 108,98 per 100.000 Kelahiran Hidup dan Angka Kematian Bayi yaitu sebesar 7,46  per 1.000 Kelahiran Hidup walaupun angka tersebut jauh dibawah target nasional tetapi masih menjadi prioritas masalah kesehatan khususnya di wilayah Kabupaten Pasuruan, karena merupakan salah satu variabel penentu di dalam keberhasilan pembangunan daerah yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Untuk mengatasi hal itu Pemerintah mengeluarkan kebijakan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) dan Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (JAMKESMASDA) bagi orang miskin baik yang didanai dari APBN maupun APBD Kabupaten Pasuruan bagi masyarakat miskin non kuota, serta JAMPERSAL (Jaminan Persalinan) untuk ibu hamil yang tidak memiliki asuransi dengan tujuan agar akses mereka terhadap pelayanan kesehatan dan pertolongan salinan bisa terjamin.

Selain itu Pembangunan kesehatan juga dilakukan dengan melaksanakan kerjasama, melalui bantuan teknis manjemen dan pelayanan kesehatan yang saat ini dilaksanakan di Kabupaten Pasuruan dalam upaya untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat
khususnya pelaksanaan program KIBBLA (Kesehatan Ibu Bayi Baru Lahir dan Anak) Terpadu dengan bantuan teknis dari HSP (Health Services Program) USAID yang dilaksanakan baik di tingkat Desa, Tingkat Kecamatan maupun Tingkat Kabupaten di wilayah Kabupaten Pasuruan

Dalam upaya mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dibutuhkan strategi terpadu myang melibatkan peran lintas sektor dan masyarakat. Upaya ini tentunya akan berjalan efektif apabila dilaksanakan secara menyeluruh serta didukung secara kelembagaan dan kebijakan.

Program KIBBLA adalah kegiatan yang difokuskan pada peningkatan kesehatan ibu, bayi baru lahir dan kesehatan anak, di Kabupaten Pasuruan sudah diterbitkan PERDA nomor 2 tahun 2009 tentang KIBBLA dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Pasuruan nomor 6 tahun 2010 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan KIBBLA di Kabupaten Pasuruan.

Dukungan yang pernah diberikan HSP - USAID dalam bentuk bantuan teknis penguatan pemberdayaan masyarakat, manajemen kesehatan, sistim informasi kesehatan dan advokasi dari semua tingkatan mulai dari tingkat desa, kecamatan sampai kabupaten akan sangat bermanfaat apabila kegiatan itu langsung menyentuh pada kelompok sasaran di masyarakat.

Upaya terpadu dan komprehensif untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak menjadi penting karena sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan Indek Pembangunan Manusia (IPM), dimana komponen IPM dipengaruhi oleh sektor pendidikan, kesehatan dan sektor perekonomian. Sektor kesehatan ditentukan dari indikator Umur Harapan Hidup, dimana dipengaruhi oleh variabel Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi, sejalan dengan tujuan global yang sudah menjadi komitmen internasional bahwa tujuan MDG's (Millinium Development Goal's) yang ke 4 yakni menurunkan kematian balita dan tujuan MDG's ke 5 yakni meningkatkan kesehatan ibu juga tercapai.
Dengan upaya penurunan AKI dan AKB diharapkan UHH akan meningkat dan berdampak pada makin tingginya IPM di Kabupaten Pasuruan.

Informasi "Berita Terkini" Lainnya