LOKAKARYA PELIBATAN FKTP SWASTA DALAM DPPM (DISTRICT PUBLIC-PRIVATE MIX) TBC DI KABUPATEN PASURUAN

Foto untuk : LOKAKARYA PELIBATAN FKTP SWASTA DALAM DPPM (DISTRICT PUBLIC-PRIVATE MIX) TBC DI KABUPATEN PASURUAN

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan secara global dan di Indonesia. Kesenjangan antara estimasi kasus TBC di Indonesia dengan jumlah kasus TBC yang ternotifikasi masih lebih dari 30% selama 3 (tiga) tahun terakhir. Sebagian besar notifikasi kasus TBC merupakan kontribusi dari layanan pemerintah. Jumlah fasilitas pelayanan kesehatan swasta di Indonesia besar dan masih terfragmentasi sehingga pelibatan fasyankes swasta dalam program TBC masih menghadapi berbagai tantangan.

Upaya peningkatan akses terhadap layanan TB yang berkualitas dan sesuai standar membutuhkan jejaring layanan TB yang saling terintegrasi antar semua layanan di kabupaten/kota. Penerapan DPPM di fasilitas kesehatan (puskesmas, rumah sakit, B/BKPM, DPM, klinik, apotek dan laboratorium) yang dikoordinasikan oleh  Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota merupakan salah satu upaya perluasan layanan TB yang berkualitas sehingga akan menambah jumlah layanan TB yang sesuai standar nasional, termasuk dalam sistem pencatatan dan pelaporannya.

Salah satu upaya untuk mendorong pelibatan fasyankes swasta dalam jejaring PPM maupun kapasitas faskes untuk memberikan tatalaksana sesuai standar dan menerapkan mandatory notification, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan mengadakan kegiatan Lokakarya Pelibatan FKTP Swasta dalam DPPM (District based Public-Private Mix) TBC di Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Selasa dan Rabu, 12-13 Juli 2022 di Hotel Royal Trawas dengan peserta sejumlah 40 FKTP swasta terdiri dari DPM (Dokter Praktik Mandiri) dan Klinik Swasta. Tujuan kegiatan ini antara lain meningkatkan keterlibatan FKTP swasta dalam program TBC, meningkatkan kapasitas FKTP swasta untuk memberikan pelayanan TBC dan terlibat dalam jejaring eksternal TBC, mensosialisasikan isu terkini terkait TBC, pencatatan dan pelaporan kasus dengan aplikasi WiFi TB oleh FKTP swasta di Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan berupa pemaparan materi oleh narasumber dr. Ella Sandra Iswari (Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan), dr. Novita Maulidyah, Sp.P. (Ketua KOPI TB Kab. Pasuruan) dan dr. A.R. Retnowulan, Sp. P  (PDPI Kab. Pasuruan, Tim DPPM Kab. Pasuruan) dan dilanjutkan dengan diskusi.

Senin - Kamis : 07.00 - 15.00 WIB
Jumat : 07.00 - 14.30 WIB







383796

Pengunjung hari ini : 267
Total pengunjung : 155231
Hits hari ini : 588
Total Hits : 383796
Pengunjung Online : 2

Pemkab.Pasuruan
Dinkes Jatim Prov
Kementrian Kesehatan
Perijinan Bidang Kesehatan
Pengaduan Layanan WA
Info Promkes
Pengaduan Masyarakat
Donasi Reg 4 PMI