Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan menggelar Nonton Bareng Film Sang Kyai dalam rangka memperingati Hari Santri pada 22 Oktober 2025 bertempat di Gedung Dinas Kesehatan Kabupaten Pauruan Bidang P2P. Kegiatan Nonton Bareng dimulai setelah Upacara Hari Santri Nasional hingga selesai. Kegiatan Nonton Bareng dilaksanakan sebagai bentuk sosialisasi dan menumbuhkan semangat nasionalisme serta pemahaman Sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Selain itu, Nonton Bareng Film Sang Kyai dilaksanakan sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pemilihan yang sasarannya diantaranya adalah pemilih pemula dan pemilih muda. Film Sang Kyai Kisah tentang penjajahan Jepang Tahun 1942 yang melarang pengibaran bendera merah putih, melarang lagu Indonesia Raya dan memaksa rakyat Indonesia untuk melakukan Sekerei. Tokoh besar agamis saat itu KH Hasyim Asyari (Ikranagara) menolak melakukan Sekerei karena tindakan itu menyimpang dari aqidah agama Islam. Sebagai umat Islam hanya boleh menyembah kepada Allah SWT. Karena tindakan berani itu, KH Hasyim Asyari ditangkap Jepang. Salah satu santri KH Hasyim Asyari, Harun (Adipati Dolken), menghimpun kekuatan santri untuk melakukan demo menuntut kebebasan KH Hasyim Asyari. Tapi cara tersebut malah menambah korban berjatuhan. Selain kental dengan nilai historis, film Sang Kyai juga mengajarkan tentang makna jihad yang sesungguhnya. Sebuah pelajaran berharga ditengah maraknya aksi teror dan pemaknaan ajaran agama secara dangkal oleh segelintir kelompok radikal.
Dalam Rangka Memperingati Hari Santri, Dinas Kesehatan Gelar Nobar Film “Sang Kyai”
22 Oktober 2025